Menunggu pagi

Laju waktu seolah terhenti saat hati dan raga lelah berlari, walau hasrat tak ingin.
Keadaan ini membawa kembali ingatan masa lalu, saat cahaya matahari yang menembus kaca jendela begitu mengganggu namun kurindukan saat ini..
Suara burung bersautan tak tertutup oleh bisingnya kendaraan saat itu..
Kudapan manis yang tersaji hangat diatas meja yg dibawahnya terdapat tumpukan koran lama yang bergerak lembut tertiup angin pagi..
Aku adalah bayangan yg kembali membuka lembaran lama, mencoba tanpa memaksa, untuk kembali menikmati senyuman saat itu, tertawa dan berlari tanpa beban..
Kurindu rumput itu, pohon tua, jalan smpit itu, cahaya mtahari yang berpendar mengganggu, aroma masakan pagi ibu, cicitan burung, dan senyuman riang teman2 kecilku, aku rindu..

-when i see the rain through the window, 3rd day lying down on bedroom caused of fever, without laptop and piano.
Posted through my N81

Advertisements

2 thoughts on “Menunggu pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s