Sponsored by TukangKaosBandung.com

Hai Hallo :D..

Apa kabar? hari ini saya akan bercerita tentang pertumbuhan si beruang besar, Ursa Madjor, tapi lebih spesifik, yakni seragam, iya seragam beruang, maksudnya bukan baju beruang yang biasa diliat di taman bermain anak, bukan juga beruang coklat yg lidahnya melet yang matanya berkata “soon …” itu pedobear fyi, tapi ini adalah seragam untuk, oh ya sudahlah pasti ngerti kan maksudnya :’)

Langsung aja. Kita lagi seneng banget, soalnya outfit kita ada yang mensponsori :D, iya di sponsorin sama label cloth bandung: Tukang Kaos Bandung. 😀 *bakar kembang api*

Berawal dari kebaikan hati sang admin Tukang Kaos Bandung yang dilanjutkan dengan perbincangan santai yang berujung pada

“Mau ga kita buatin seragam buat Ursa Madjor nya?”

dan siapa pula yang bakal menolak tawaran baik hati ini :’). Sayapun mengiyakan dengan segenap hati, selebar senyum dan sebening embun :D. 

Singakat cerita saya diminta untuk membuatkan design kaosnya, namun kecenderungan saya lebih sreg buat outfit Ursa Madjor ini adalah polo shirt, biar bisa dipakai resmi maupun santai :), dan lagi-lagi pihak Tukang Kaos Bandung mengiyakan. Jangan2 kalo sekalian minta iMac 27″ juga diiyakan :’D heuheuheu.. #kemudianDisambit
Ini disainnya:

Untuk disainnya sendiri saya prefer simple ga terlalu rame, rapi dan elegan (huah :’D), jadilah warna putih mendominasi. Saya suka warna putih, sangat suka, tapi entah kenapa saya cenderung menjauhi dan lebih memilih sebagian besar barang2 saya berwarna hitam atau gelap . . .  so? what’s the point? the point is  saya sudah berani mengizinkan putih masuk kedalam kehidupan saya, let my self feel what i adore the most. Hah? ini apaan si jadi melenceng dan bernada curhat :’))

Proses pembuatannya pun (5 buah Polo shirt) tergolong cepat mengingat logo beruang yang di bordir dan lumayan komples :). Dan ini hasilnya:

another pic,

(thanks to ade nurhuda, bayu aditya, sayed fachrurrazi)

Overall saya suka dengan hasilnya dan sangat-sangat berterima kasih kepada Tukang Kaos Bandung yang dengan kebaikan nya mensponsori Ursa Madjor! sampai 10 tahun kedepan (ini becanda tapi ngarep :D) hehehehe..

Terima Kasih & sampai jumpa di postingan selanjutnya

Signing out! 😉

1 Februari, Janji & Ursa Madjor

Buat gw 1 februari kemarin jadi tanggal yang amat sakral, liat tanggal yg gw post di postingan sebelumnya? disitu tertulis: Coming soon, 02/01/2012, 1 Februari 2012. Hari  itu adalah janji gw akan meluncurkan Ursa Madjor ke khalayak umum. Sebelum di launch web Ursa Madjor gw pasangin count down, yang akan berakhir di tanggal 1 februari yang berarti web si Beruang Besar ini & segala tools pendukung jalannya perusahaan akan & harus sudah siap di lepas ke alam luas di hari itu.

Ada untung ruginya sih masang count down sebelum launching, sisi positifnya kita bisa sounding-sounding, promo kecil-kecilan soal waktu launch, kasih teaser, membuka rasa penasaran para calaon pengunjung yang akhirnya meraka subscribe untuk mendapatkan notifikasi saat web nya udah siap mengudara.Tapi sisi lainnya (entah ini mau disebut sisi negatif atau apapun) ini seperti pedang bermata dua, kita mempertaruhkan kredibilitas, udah grilya-grilya promosi eh taunya launch ga tepat waktu, kan ga keren, antiklimaks.

[H-1 sebelum peluncuran]

Semuanya berjalan baik-baik saja sampai akhirnya kita menghadapi beberapa kendala teknis dan non teknis disaat saat terakhir, yang kalau ga dikerjain semaleman suntuk ga akan bisa kekejar, yang artinya gw bakal gagal menuhin janji, yang artinya juga: ga laki (selain minum minuman energi, lelaki juga menepati janjinya) :D..

Lalu jadilah di 31 Januari menuju 1 Februari itu jadi malam yang sangat-sangat panjang, sleepless night. Tercatat waktu itu gw ga tidur selama +- 40 jam!, jalan udah ga berasa napak, kepala berat, mata setengah garis, seperempat mungkin. Malem itu bener-bener ga tidur, paginya langsung ngantor dan sore-malemnya nya ada janji. Oh, tapi kapan lagi mengenang masa-masa sleepless night, berasa jaman kuliah, I enjoyed it anyway :D.

Dan, worth it! Perjuangannya terbayar! Ursa Madjor dapet banyak sambutan positif, hangat & membuka senyuman,  beberapa selebtwit banyak yang bantu share & retweet alhasil pageviews webnya ke angkat lumanyan signifikan :). Dibawah ini gw attach beberapa capture web nya Ursa Madjor:

Pageviews Ursa Madjor di google analytics  mencapai 1364 views (dalam waktu 1 minggu: 1 februari -8 februari), dan sampai saat tulisan ini dibuat pageviewsnya mencapai 1654 views, Alhamdulillah 🙂

Terima kasih buat semua yang mendukung, memberi semangat, saran dan masukan.  The Great Bear Ursa Madjor akan terus melintasi cakrawala, berkonstelasi, memetakan dan mengabadikan setiap tempat menjadi ruang virtual 360 derajat, hehehee~

Thanks for reading, and have your time to visit www.ursamadjor.com to look further what it is all about 😉
Signing out 🙂

Lahirnya Ursa Madjor!!!

Hai, apa kabar, mudah-mudah sehat semua ya 😀 . . .

Kali ini mau update progress soal sesuatu yang lagi gw siapin belakangan ini, seperti yang gw bahas di postingan sebelumnya. Apa itu?

Ini berangkat dari hobi fotografi & passion gw di Interactive Application, setelah riset dari hal teknis, pasar, bisnis proses dan hal lainnya, maka lahirlah Ursa Madjor. Yup gw lagi garap Startup, dan nama Startup nya, Ursa Madjor.

Ursa Madjor sendiri diambil dari nama rasi bintang Ursa Major yang artinya beruang besar. Kenapa beruang besar karena orang-orang di Ursa Madjor badannya gede-gede, well, kecuali gw 😀 hehehe ga juga sih, alasan sebenernya karena beruang itu besar, kuat sekaligus lucu, keren & disukai banyak orang, seems legit maka terpilihlah nama ini :D. Tapi supaya masih terbawa suasana indonesianya, gw ganti mayor nya jadi madjor (ejaan lama), bagaimanapun gw ingin ada unsur indonesia masuk didalamnya dan bagaimanapun gw bangga menjadi Indonesian :D.

So far sejak gw nge post postingan sebelum ini, progress persiapannya sangat cepet. Sesaat setelah namanya diputuskan, gw langsung claim nama domain & hosting. Logo Ursa Madjor adalah rasi bintang yang dibuat dengan pertemuan 3 titik yang membentuk beruang besar :). Rawr!

Ursa Madjor Logo

ga lama dari itu gw bikin disain kartunama, dan cetak via kartunama.net 🙂

Kartu nama Ursa Madjor
Kartu nama Ursa Madjor

Seperti yang udah gw sebutin di atas, gw bekerja sama bareng temen, 2 of them, namanya zulham & sayed, zulham bakal handle di bagian fotografinya dan sayed bakal handle bagian bisnis & marketing.

Udah sekitar +- 2 minggu setelah obrolan ide, kesepakatan & masalah teknis kita bahas, dan progress nya sangat cepat.

Ursa Madjor bakal bergerak di bidang Virtual Reality 360, membuat sebuah sequence foto disuatu titik lalu diproses sampai terbentuk sebuah ruangan 3 dimensi yang membuat kita seolah-olah kita berada di tempat itu, dan tentu saja memungkinkan kita utuk berinteraksi melihat ke berkeliling secara 360 derajat. Bukan hanya melihat berkeliling, VR 360 juga memungkinkan melakukan tour point to point, dan menambahkan informasi di sekitar panorama.

Untuk mewujudnya VR360 dibutuhkan alat-alat yang lumayan serius :D. Setelah list keperluan, kita bertiga hunting barang, mostly kita beli via online dan syukurlah item terakhir udah dapet tadi malem yang artinya semuanya udah kekumpul 🙂

1. Kamera DSLR

Nikon D3100

Kenapa nikon D3100, gw pake barang ini udah skitar 6 bulan dan puas dengan kinerjanya. Tadinya mau pake dslr yang udah ada di gw tapi itu berarti melibatkan barang pribadi & itu kurang asik :). Maka kita putuskan untuk ambil baru dslr ini, tapi body only tanpa lensa. Idealnya kamera yang digunakan adalah dslr dengan sensor full frame karena ga ada crop factor, tapi untuk awal sepertinya belum perlu, melihat banyak keperluan lain.

2. Lensa Fisheye

SAMYANG 8mm f/3.5 Aspherical IF MC Fisheye

Samyang Fisheye lense
Samyang Fisheye lense

Untuk menghasilkan foto sequence yang bisa mencover area lebar, kita butuh lensa dengan focal length kecil, dan rajanya wide angel itu Fisheye, hasil foto dari lensa ini akan terlihat terdistorsi, melengkung. Pilihan kita jatuh ke Samyang, fisheye 8mm, udah test dan hasilnya oke.

3. Panoramic Tripod head

Manfrotto 303 Virtual Reality & Pan Head

Panoramic tripod head
Panoramic tripod head

Produk pabrikan italy ini, keren banget, kokoh, kuat. Asli pas pertama liat barangnya, banyak banget panel-panel yang fungsinya masih misterius, tapi setelah baca manual ulik sana sini, ternyata ga seribet yang terlihat 🙂

4. Pro Tripod

Manfrotto 055XPROB Pro

Manfrotto tripod
Manfrotto tripod

Karena beban yang harus ditanggung itu sekitar +- 6kg,  tripod biasa ga akan kuat menahan beban, maka dari itu harus pake tripod pro yg bisa menahan beban sekitar 7 kg. Dan Manfrotto kembali menjadi pilihan 🙂

dari gabungan alat ini akan dihasilkan sebuah rangkaian foto 360 horizontal & 180 vertikal, yang selanjutnya di proses menjadi Virtual Reality 360.

All together
All together

Prosesnya gmn? panjang, bakal gw bahas dipostingan2 selanjutnya

Bukan itu aja, gw pun tengah menyiapkan sesuatu yang bakal berhubungan sangat erat dengan VR360, apa itu, masih rahasiah 😉 tunggu postingan2 selanjutnya ya :).

Dan Ursa Madjor on its way to roar.

Follow twitternya di @UrsaMadjor

Akses & tunggu kehadiran websitenya di: www.ursamadjor.com

Thanks for reading fellas 🙂

BLOKGROEP PROJECT

Hallo readers atau kamu yang ga sengaja kesini karena salah klik atau apapun, Hallo :D..

Kali ini gw ingin berbagi cerita tentang pembangunan sebuah project aplikasi interaktif untuk perusahaan Blokgroep di belanda sana (www.blokgroep.nl). Singkat cerita Blokgroep ingin membuat sebuah aplikasi berupa informasi mengenai mesin-mesin produksi yang mereka punya, sekalian ingin ‘showoff’ juga salah satu kantor sekaligus pabrik mereka (eksterior). Dan mengenai konsep meraka serahkan sepenuhnya pada TEF

Disini cuma dijelasin soal perancangan secara umum, untuk pembahasan yang lebih detail & teknikal bisa tanya aja lansung via komen atau email, it’s free, so feel free to ask :). 

Ok, proses pengerjaannya seperti ini:

0. Information gathering & konsep sistemnya bakal kaya gimana. Gw dikasi beberapa floorplan exterior juga interior gedung, filenya berupa CAD, gw ga bisa CAD, jadi pasti gw bawa ke 3ds max buat jadi acuan skala

1. Buat 3D exterior & interior berdasarkan denah yang disediakan & referensi foto dari google street view. Referensi dari foto sangat menolong terutama masalah materialing 

2. Buat mesin-mesin, kurang lebih 40 jenis mesin (32an yang terpakai) untuk di model ulang dalam bentuk 3D base on picts. Massive!

3. Membuat disain untuk komponen User Interface. Ini bagian yg gue suka, selain 3d i found my self enjoying User interface designing :D. 

4. Membuat engine untuk menampilkan foto ruangan (panoramic 360 derajat). Sayang sistemnya ga jadi diterapin, sebenernya sistem ini udah sepenuhnya jalan, kita punya tenaga di belanda buat take panoramic image & sudah sukses fully interactive, sayang pihak blokgroepnya membatalkan fitur ini karena alasan tertentu. No, prob at all, yang penting ilmu nya dapet 🙂

5. Menggabungkan semuanya dalam satu aplikasi interaktif. The big bang is here!! 😀

6. Memasukan informasi mesin beserta foto(s) ke tiap mesin 3D. 

dan, aplikasinya udah running sekarang, bisa dicek disini: http://www.blokgroep.nl/virtuele_tour.php prosesnya developmentnya memakan waktu +- 5 bulan (efektifnya 3 bulan) karena sempat tertunda oleh pihak Blokgroep. Yup lumayan ribet & panjang bukan 😀 tapi bangga juga sih kerjaan gw dipake perusahaan sekelas blokgroep. hehehehe 😀 *plak* *disambit*..

Pesan penulis: Fokuslah pada apa yang kamu sukai, what you focus on, grow, dan kamu akan kaget bahwa suatu saat apa yang kamu sukai itu berguna & bermanfaat bagimu & orang lain. Udah ah mau ngopi dulu 🙂

Thanks for stumbled here
Blogging later ;)..


Circle K Indonesia [web design]

Hallooo.. Udah lama banget (seperti biasa setiap ada update baru gw pasti bilang gini) lama banget ga update blognya :D..

Kali ini gw bakal post hasil karya gw berupa disain sebuah web, Circle K. Dibuat dengan sepenuh hati dalam waktu yang sesingkat-singkatnya (deadlinenya rapet). Tapi alhamdulillah selesai juga.

Sayangnya, disainya ga jadi dipake, dari kabar yang gw dapet pihak Circle K nya mau pake disainernya sendiri buat disain, ya begitulah :).

Tak apa. Jadi, daripada diem di Hardisk mending di post disini, itung-itung nambah portofolio 🙂

Selamet menikmati:

CircleK Homepage - hasbi asyadiq
CircleK Homepage

Riset Augmented Reality

Halo halo ;D ..

Banyak banget sebenernya yang pengen ditulis, bahkan beberapa udah ada di draft sejak lama:

  1.     Blokgroep project (google street view like, panoramic view)
  2.     Bikin website full 3D dinamis (Tutorial)
  3.     Modeling mobil 3D (Ford Mustang roush)
  4.     Kompetisi 3D challenge iseng-iseng tidak berhadiah, di kantor :p
  5.     Adobe Camp Indonesia

tapi blm kelar-kelar, #facepalm. Blogger tidak teladan, maapkan saya :)..

Post kali ini cuma ingin share tentang riset Augmented Reality, apa itu Augmented reality, coba gugling deh, google dapat memberikan jawaban yang lebih tepat, untuk contoh nya silakan cari di youtube, buka tab baru dan mulai mencari tau :).

Dulu pertama kali liat & nyoba sendiri tu di Smartgrid nya General Electric, dan termangap-mangap, keren banget! 😀
Nah, singkat cerita kantor tempat saya bekerja pun tertarik untuk mengembangkan aplikasi berbasis AR, klop!

… and the story begin,

Riset ini saya lakukan kurang lebih 1 minggu. So far progresnya bagus, banyak nemuin hal-hal baru yang menyenangkan :D. Sempat juga mendokumentasikan (capture) video tentang riset ini, walau masih tahap awal, buat yang pengen liat videonya bisa dicek di menu video di page facebook saya (alamat fb silakan lihat di menu about asyadeeq di blog ini).

Sekedar mengabadikan progress maka dari itu postingan ini akan diupdate (berupa print screen) selama ada kemajuan yang berarti 🙂

Kemajuan ke-1
Kemajuan ke-1

Kemajuan pertama: Baru bisa load 3D objek bawaan papervision (Cube) dengan external material ditiap sisinya + bikin marker sesuai keinginan

Kemajuan ke-2
Kemajuan ke-2

Kemajuan kedua: Ga banyak, cuma load objek bulat bawaan PV3D terus tempel unwrapped material gambar bumi

Kemajuan ke-3
Kemajuan ke-3

Kemajuan ketiga: Sudah bisa load object dari 3Ds max, dengan reflection, highlight & shadow yang ter-embed  pada objek (baking texture)

Kemajuan ke-4
Kemajuan ke-4

Kemajuan keempat: Menempelkan material berupa animasi flash (movieclip) ke objek 3D

Kemajuan ke-5
Kemajuan ke-5

Kemajuan kelima:  Menambahkan objek 3D dari 3Ds max dan mengupdate informasi

Kemajuan ke-6
Kemajuan ke-6

Kemajuan keenam: Objek 3D sudah bisa di hover dengan mouse (memunculkan gambar berupa service dari TAF – The Animation Factory)

Kemajuan ke-7
Kemajuan ke-7

Kemajuan ketujuh: Menempelkan video sebagai material ke 3D objek, dengan kontrol dari user

 Kemajuan kedelapan: Marker tidak harus hitam putih, berwarnapun bisa, ternyata marker recognizer hanya membaca gelap-terang nya sebuah marker

Riset masih berlanjut, dan sekarang waktunya saya untuk membuat anda termangap-mangap 😉  . . .

Thanks for stumbled, see you later 🙂