My Project(s) on Progress . . .

I’m now working on:

1. Initial Design 3D website

dinamic 3d floating land
dinamic 3d floating land
dinamic 3d floating land - rotasi bebas
dinamic 3d floating land - rotasi bebas
inside kijkdoos
inside kijkdoos
Moving around kijkdoos using keyboard
Moving around kijkdoos using keyboard

2. Augmented Reality things

(could be anything. *for further development)

Augmented Reality
Webcam capture: Augmented Reality floating cube ID n emje cube

Here’s the demo:

http://asyadeeq-projects.co.cc

if the page doesn’t show up, please refresh (press F5) uncountably, till you see directory inside 😀 (yeah, weird server indeed) hehe

To test augmented project you have to print the pattern first (flarlogo-marker.pdf),

pattern - dont print this, please print from the pdf
pattern - don't print this pict, please print from the pdf

Open the page (initialDesignAR), show to your webcam and see what happen 🙂

Feel free to try and see, dont forget to leave me some critics or advice (here) to develop this better.

Best regards

Hasbi asyadiq 🙂

Advertisements

Papervision3D Tutorial: Setting Papervision3D di Flex Builder

Hello, belakangan ini banyak banget yang tertarik dan nanyain gimana harus memulai kalo ingin merancang sebuah aplikasi 3D berbasis RIA, karena kurang efektif juga kalo face-to-face explaining, jadi saya putuskan untuk bikin aja tutorialnya, semoga dengan begini developernya jadi makin banyak dan knowledge sharing nya jadi lebih nge-flow, semoga membantu.
Bagi yang sudah pernah membuat CG berupa objek 3D dimanapun membuatnya mungkin akan sedikit diuntungkan karena ada beberapa istilah dan prinsip yang bakal kepake saat berkecimpung di 3D programming.

initial design interactive 3d website
initial design interactive 3d website

Ada beberapa alternatif untuk membuat aplikasi dengan visualisasi 3D yang ringan (dalam hal ini web base ya), bahkan Adobe Flash menambahkan fitur 3D untuk memungkinkan sebuah objek dimanupilasi bukan hanya di dua axis (x,y) tapi juga sumbu z :). Tidak hanya native flash 3D yang menjadi pusat perhatian, tapi framework2 yang lahir dari actionscript dan tumbuh berkembang (yang makin hari menjadi framework yang makin powerful :D) menyita perhatian saya. Beberapa diantarnya:

1. Away3D

2. Sandy3D

3. Papervision3D

Tapi karena judulnya Papervision3D jadi saya hanya akan membahas PV3D sebagai engine terpilih (sebenernya yg lainnya belum nyobain hehe, tapi dari beberapa tes performance dll, PV3D selalu di posisi teratas, CMIIW). Hebatnya lagi project class library ini opensource dan bebas dipergunakan dengan tujuan apapun, kecuali

Untuk memulainya silakan download Class library PV3D terbaru disini: http://code.google.com/p/papervision3d/ download aja yang versi SWC agar lebih compact dan ringan dibawa kemana-mana (emang mau dibawa kmna?) hehe 😀

Sudah? ok kalo sudah silakan buka Flex builder nya dan bikin New Flex Project, lalu paste swc filenya ke folder libs:

pv3d
pv3d di flex project libs

Flex akan secara otomatis menambahkan class library yang sudah siap digunakan. Untuk memastikannya, coba buat kelas baru misalnya Coba.as dimanapun didalam folder src, lalu ketik script dibawah ini,

package
{
import org.papervision3d.objects.DisplayObject3D;

public class Coba
{
   private var objek3d:DisplayObject3D;
   public function Coba()
   {
      objek3d = new DisplayObject3D();
   }
}
}

dan instansiasi kelas nya di file lain, misal di main.mxlm:

<mx:Script>
<![CDATA[
    private var cobaPv3d:Coba = new coba();
]]>
</mx:Script>

apabila program tidak menunjukan error, maka, Papervision3D telah berhasil terhubung dengan project anda dan siap digunakan sesuka hati :D.

Posting selanjutnya: bagaimana menggunakan PV3D untuk membuat objek 3D
so, keep in touch ya 😀